Skip to main content

Wisata Kuliner Khas Sunda dipinggir Danau Gubug Makan Mang Engking, Lembang


 

Hi readers!

            Kota Bandung adalah surganya wisata kuliner dan alam. Kini, kota Bandung mulai banyak berkembang restoran-restoran dan kafe-kafe yang memiliki menu hidangan yang unik dan bervariasi. Jika berkunjung ke Bandung, coba kunjungi tempat wisata kuliner Gubug Makan Mang Engking yang berada di Jl. Raya Tnagkuban Perahu KM 1, No. 6 Lembang, Bandung.

            Tempat makan ini berada di Lembang yang sejuk dan tenang. Gubug makan ini terletak dipinggir seperti danau atau kolam yang ada ikan-ikannya. Anak-anak pengunjung juga bisa memberi makan ikan-ikan tersebut.

            Tempat makan ini menyediakan berbagai macam menu makanan khas sunda, diantaranya seafood, aneka sup, ayam bakar, aneka tumis sayuran, aneka minuman seperti jus, es dll. Makanan dan minuman di Gubug Makan Mang Engking ini memang agak mahal, seperti contohnya udang saus padang seharga 130 ribu, gurame goreng 93.500, nasi putih 8.500, tumis pakcoy 17.000, es the manis 9.500. Jika berkunjung kesini, saya sarankan sebaiknya pesan menu paket supaya lebih murah. Paket yang tersedia ada paket Sangkuriang (untuk 6 orang) yang terdiri dari berbagai seafood, tumisan dansambal serta termasuk air mineral total seharga 648 ribu. Lalu, ada juga paket Nakula (untuk 2 orang) seharga 259 ribu dan paket Dayang Sumbi (untuk 10 orang) seharga 925 ribu.

            Tempatnya juga cukup bersih dan pelayanannya ramah. Kapasitas disini adalah 540 tempat duduk, 200 tempat duduk di Saung Utama, 50 tempat duduk di VIP Room, 40 tempat duduk di Saung Bulat dan 250 tempat duduk lesehan di Saung/Gubug. Fasilitas yan disediakan juga cukup lengkap diantaranya saung lesehan di atas kolam, tempat makan meja kursi, ruang makan VIP, tempat bermain anak, mushola, kolam terapi ikan, tempat parkir luas, free hotspot, full music tradisional sunda dan toilet.

 

Untuk teman-teman yang akan berkunjung bisa juga reservasi melalui telepon 022-2784978/081323561888. Jam operasional 10.00 s/d 21.00 wib.

 


Comments

Popular posts from this blog

Buku "Sebelum Perempuan Bercinta", Buku yang Mengedukasi Para Perempuan Muda Tentang Sex Education

Source: bukumojok.com Source: bukumojok.com Hai readers ! Udah lama ya aku gak bikin konten di blog lagi. Maklumlah, agak sedikit sibuk dengan dunia perskripsian hahahaha. Oke, gak usah basa-basi. Kali ini aku akan sharing  tentang review  buku yang baru aja aku baca. Buku ini berjudul "Sebelum Perempuan Bercinta" hasil karya tulis Dea Safira. Disini aku akan jelasin secara umumnya tentang isi buku ini ya, buku ini menarik untuk dibaca terutama untuk kamu para perempuan muda yang masih perlu pengetahuan tentang sex education . Aku akan jelasin dari sudut pandang aku sebagai pembaca mengenai buku ini. Aku tidak akan spoiler  secara keseluruhan, supaya kalian bisa langsung baca buku fisiknya secara langsung. Detail Informasi Buku Berat                  : 0,2 kg Dimensi               : 13 x 19 cm Format                  : Softcover ...

Review Buku "Cerita Singkat", My Greatest First Book

  Hai readers ! Welcome back to my blog  :) Kali ini aku akan me- review  buku antologi cerpen pertama aku yang pernah di terbitkan. Walaupun ini buku karya aku sendiri, tapi aku tetep review  secara jujur mulai dari kekurangan dan kelebihan dari buku aku ini. Stay tuned  yaa! Detail Informasi Buku Sinopsis: Ada beberapa tema menarik yang diangkat dalam buku ini. Cerita-cerita pendek yang memberi gambaran arti sebuah kehidupan, persahabatan, bahkan ketakutan. Hal-hal yang berkaitan dengan horor seperti hantu dan mitos tertentu dapat ditemukan di buku ini. Ukuran     : 14 x 21 cm ISBN        : 978-623-281-356-4 Terbit         : Juni, 2020 Penerbit    : Guepedia Harga        : Rp 81.000 Review Buku Ini adalah karya tulis fiksi hasil tulisanku sekaligus buku pertama yang aku terbitkan. Aku menerbitkan buku ini di Guepedia secara gratis. Ya, Guepedia ini merupakan penerbit indie, jadi se...

Kerikilnya Anak Tingkat Akhir

 Hi Readers! Kalau di postingan sebelumnya aku ngebahas suka duka kuliah di jurusan Teknologi Pangan Unpas, nah sekarang aku bakal  sharing  tentang pengalaman aku selama menjadi mahasiswa tingkat akhir, ya alias masa masa ngerjain tugas akhir, hihihihi... Langsung aja gak usah berlama lama, check it out ! Jadi gini... Di semester 7 lebih tepatnya tahun 2021, aku baru selesai mengerjakan kerja praktek di salah satu UMKM di Bandung. Jeda antara Seminar KP (SKP) ke Seminar Usulan Penelitian itu, aku cuma berjarak 6 bulan. Setelah selesai SKP, aku break  dulu lah tuh sebulan, karena emang pengen self healing  dulu lah yaa, istirahat otaknya wkwkwk. Tapi, selama sebulan itu, aku gak bener bener nganggur, aku juga sambil nyari nyari topik penelitian. Satu bulan kemudian, aku mulai lanjut ngurus pendaftaran tugas akhir. Gak mau lama lama break  soalnya takut terlalu nyaman, eh kebablasan dan malah gak selesai selesai kuliah saya wkwk.. Dah lah tuh, aku ngurus pen...