Skip to main content

Kenal Lebih Dekat dengan Coco si Cokelat (2)

 



Hi readers!

Kali ini aku akan melanjutkan pembahasan mengenai si Coco alias cokelat. Di blog sebelumnya aku sudah membahas sedikit tentang perbedaan kakao, kokoa dan cokelat serta jenis-jenis kakao. Nah, sekarang akan dijelaskan sedikit mengenai olahan cokelat.

1.       Couverture Chocolate

Couverture chocolate adalah jenis cokelat yang pemakaiannya harus melalui proses tempering yaitu menaikkan suhu cokelat sampai 45°C, menurunkannya menjadi 27°C dan menaikkannya kembali pada suhu 30-32°C. Cokelat ini memiliki aroma cokelat yang kuat, memiliki titik leleh rendah sehingga akan cepat lumer di dalam mulut atau di ruangan yang bersuhu hangat. Couverture chocolate merupakan cokelat berkualitas tinggi yang digunakan sebagai pelapis dan bahan pembuat kue.


2.       Compound Chocolate

a.       Dark Chocolate

Cokelat jenis ini mengandung 75% cokelat bubuk dengan penambahan sedikit gula. Dark chocolate yang berkualitas tinggi memiliki kandungan gula yang sangat rendah dibandingkan jenis cokelat lainnya dan oleh sebab itu rasanya lebih pahit.

Dark chocolate terdiri dari sejumlah campuran cokelat padat atau cairnya, tambahan cocoa butter, gula, dan vanilla yang dicampur dengan menggunakan proses conched dan tempered (didinginkan pada kondisi tertentu) untuk menjaga agar gula dan lemak terkristalisasi dalam bentuk yang paling stabil.

b.      Milk Chocolate

Milk chocolate atau yang biasa kita sebut sebagai cokelat susu, terdiri dari cokelat padat, susu, gula, lemak nabati dan sedikit lesitin.  Di Amerika Serikat, cokelat susu harus mengandung paling tidak 10% cokelat cair dan 12% susu padat.

Cokelat ini biasa digunakan untuk memasak. Warnanya tidak sepekat dark chocolate, rasanya lebih lembut dan manis. Karena rasanya yang lembut, cokelat susu lebi disukai sebagai praline atau penutup kue. Hanya saja warnanya yang kurang pekat membuat kue tidak semenarik yang dilumuri dengan dark chocolate.

c.       White Chocolate

Cokelat putih tidak mengandung kakao yang utuh. Cokelat putih hanya mengandung lemak cokelat, oleh karena itu warnanya tidak coklat. Selain itu, cokelat putih juga mengandung gula. Rasanya cenderung manis, creamy dan tanpa rasa pahit.


3.       Cokelat bubuk

Cokelat bubuk adalah biji cokelat yang diproses sampai jadi bubuk. Biasa dicampur dalam adonan kue atau dibuat minuman.


4.       Chocolate Chips

Cokelat dalam bentuk potongan kecil. Biasanya digunakan untuk taburan, atau diaduk dalam adonan kue termasuk kue kering. Chocolate Chips juga ada yang dark, milk  dan white.

 

Sumber: Kompas, IDN Times


Comments

  1. White coklat, coklat itu brown, tapi ini white koq coklat.
    Asal jangan white snake aja

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Buku "Sebelum Perempuan Bercinta", Buku yang Mengedukasi Para Perempuan Muda Tentang Sex Education

Source: bukumojok.com Source: bukumojok.com Hai readers ! Udah lama ya aku gak bikin konten di blog lagi. Maklumlah, agak sedikit sibuk dengan dunia perskripsian hahahaha. Oke, gak usah basa-basi. Kali ini aku akan sharing  tentang review  buku yang baru aja aku baca. Buku ini berjudul "Sebelum Perempuan Bercinta" hasil karya tulis Dea Safira. Disini aku akan jelasin secara umumnya tentang isi buku ini ya, buku ini menarik untuk dibaca terutama untuk kamu para perempuan muda yang masih perlu pengetahuan tentang sex education . Aku akan jelasin dari sudut pandang aku sebagai pembaca mengenai buku ini. Aku tidak akan spoiler  secara keseluruhan, supaya kalian bisa langsung baca buku fisiknya secara langsung. Detail Informasi Buku Berat                  : 0,2 kg Dimensi               : 13 x 19 cm Format                  : Softcover ...

Review Buku "Cerita Singkat", My Greatest First Book

  Hai readers ! Welcome back to my blog  :) Kali ini aku akan me- review  buku antologi cerpen pertama aku yang pernah di terbitkan. Walaupun ini buku karya aku sendiri, tapi aku tetep review  secara jujur mulai dari kekurangan dan kelebihan dari buku aku ini. Stay tuned  yaa! Detail Informasi Buku Sinopsis: Ada beberapa tema menarik yang diangkat dalam buku ini. Cerita-cerita pendek yang memberi gambaran arti sebuah kehidupan, persahabatan, bahkan ketakutan. Hal-hal yang berkaitan dengan horor seperti hantu dan mitos tertentu dapat ditemukan di buku ini. Ukuran     : 14 x 21 cm ISBN        : 978-623-281-356-4 Terbit         : Juni, 2020 Penerbit    : Guepedia Harga        : Rp 81.000 Review Buku Ini adalah karya tulis fiksi hasil tulisanku sekaligus buku pertama yang aku terbitkan. Aku menerbitkan buku ini di Guepedia secara gratis. Ya, Guepedia ini merupakan penerbit indie, jadi se...

Kerikilnya Anak Tingkat Akhir

 Hi Readers! Kalau di postingan sebelumnya aku ngebahas suka duka kuliah di jurusan Teknologi Pangan Unpas, nah sekarang aku bakal  sharing  tentang pengalaman aku selama menjadi mahasiswa tingkat akhir, ya alias masa masa ngerjain tugas akhir, hihihihi... Langsung aja gak usah berlama lama, check it out ! Jadi gini... Di semester 7 lebih tepatnya tahun 2021, aku baru selesai mengerjakan kerja praktek di salah satu UMKM di Bandung. Jeda antara Seminar KP (SKP) ke Seminar Usulan Penelitian itu, aku cuma berjarak 6 bulan. Setelah selesai SKP, aku break  dulu lah tuh sebulan, karena emang pengen self healing  dulu lah yaa, istirahat otaknya wkwkwk. Tapi, selama sebulan itu, aku gak bener bener nganggur, aku juga sambil nyari nyari topik penelitian. Satu bulan kemudian, aku mulai lanjut ngurus pendaftaran tugas akhir. Gak mau lama lama break  soalnya takut terlalu nyaman, eh kebablasan dan malah gak selesai selesai kuliah saya wkwk.. Dah lah tuh, aku ngurus pen...